Jumat, 02 November 2012

Blunder = Khilaf ?

          Dalam permainan sepakbola sering kali kita mendengar kata"blunder". Setelah diartikan kedalam bahasa Indonesia ternyata blunder itu adalah kesalahan besar. Apa bedanya dengan khilaf ?
          Jika dipikirkan secara realita banyak orang berpendapat khilaf itu adalah ketidak sengajaan, berarti hal ini adalah kesalahan yang tidak sengaja. Jadi, berarti khilaf tidak sama dengan blunder ?
          Maybe yes, maybe no !
Pada permainan sepakbola blunder bisa menyebabkan hal yang sangat fatal, yakni kebobolan. Begitu juga dengan khilaf, kekhilafan bisa menyebabkan suatu masalah dalam kehidupan.
Menurut saya hal ini bisa terjadi pada berbagai aspek kehidupan, jika kekhilafan tadi terjadi berulang-ulang.
Khilaf pertama merupakan ketidak sengajaan, namun ketika itu menjadi khilaf kedua .......
Khilaf lagi?



Khilaf kedua itu adalah sebuah PILIHAN.
.
Dari pada mengatakan kata "khilaf" dalam kehidupan lebih indah mengakui kesalahan dan bertanggung jawab. Kenapa?ya karena ini adalah sifat yang bagus, bertanggung jawab bukan berarti hanya sekedar meminta maaf tapi berusaha memperbaiki akibat dari kesalahan itu  

Layaknya sepak bola, hidup harus memerlukan strategi apakah kita akan deffence atau full attack. Harus memikirkan timing kapan pemain cadangan dimasukan dan kapan pemain inti harus dikeluarkan.
Kalah atau menang dalam menjalani kehidupan bukan kekhilafan namun sebuah pilihan .
 

Vendo Olvalanda.S (02 September 2012)




Tidak ada komentar: